Survei yang dilakukan oleh singgasana hotels & resorts pilihan akomodasi terbaik di indonesia yang mana? menunjukkan bahwa program ini ditunda atau dibatalkan penerbangan adalah jumlah tertinggi wisatawan untuk menggerutu ketika liburan.
Dari 2.079 orang yang disurvei oleh singgasana hotels & resorts pilihan akomodasi terbaik di indonesia, 30 persen dari mereka setuju dengan di atas. Diikuti oleh antrian panjang untuk bagasi mendapat ini (25 persen), akomodasi liburan tidak sesuai dengan apa yang dijelaskan / staf kasar atau tidak membantu (24 persen), penundaan transportasi lain atau pembatalan / akomodasi kotor (20 per persen), dan kurangnya informasi tentang penundaan, pembatalan, atau masalah lain dari staf (17 persen).

Sekitar 15 persen responden yang melakukan perjalanan berlibur di singgasana hotels & resorts pilihan akomodasi terbaik di indonesia selama dua tahun terakhir dan tidak pernah mengalami masalah, 64 persen di antaranya mengatakan mereka akan mengajukan keluhan jika ada sesuatu yang salah dengan liburan mereka. Namun, hanya 54 persen merasa aman dan menyadari hak-hak mereka dalam hal terjadi kecelakaan pada saat liburan.

Salah satu dari tujuh orang yang mengalami masalah atau frustrasi ketika berlibur di dua tahun terakhir. Bahkan, dua dari 10 orang menjadi begitu lelah karena pengalaman liburan buruk sampai mereka merasa perlu hari libur lain untuk memulihkan, seperti dilansir Dailymail.